Rabu, 18 September 2013

Mesin Pengemas / Mesin Packing

Mesin Pengemas | Suatu produk yang telah jadi biasanya dikemas ke dalam suatu wadah atau lebih sering dikenal dengan kemasan. Kemasan berfungsi untuk memudahkan penyimpanan, ditribusi, hingga pengangkutan. Adanya kemasan juga membuat produk tetap baik dan tidak mengalami kerusakan. Produk yang ada pun juga dapat lebih terlindungi baik dari debu maupun serangga.

Mesin Pengemas | Kemasan memegang peranan yang cukup penting untuk menarik minat pembeli. Kemasan yang baik adalah kemasan yang mampu menarik hati para konsumen diantara produk yang ada disekitarnya. Dengan kemasan yang baik, maka diharapkan penjualan produk akan mengalami peningkatan. Memilih kemasan tidak boleh sembarangan karena ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan seperti :
Mesin Pengemas | Kemasan harus kedap air, tidak mudah bocor, kuat, tahan terhadap panas, kemudian tidak menimbulkan reaksi yang dapat membahayakan sehingga warna, cita rasa, serta aroma makanan yang dikemas tetap terjaga. Selain itu, sebuah kemasan hendaknya juga mudah dikerjakan secara misal dengan harga yang relatif murah.
Mesin Pengemas, Mesin Packing

Kemasan dapat digolongkan berdasarkan beberapa hal, seperti :
1.    Frekuensi Pemakaian
Berdasarkan frekuensi pemakaian, kemasan digolongkan menjadi
  • Kemasan sekali pakai yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah digunakan. Contohnya adalah bungkus plastic es, bungkus daun, bungkus permen, dan sebagainya
  • Kemasan yang dapat dipakai berulang kali. Contohnya adalah botol saus maupun kecap dimana pembeli biasanya tidak membuang botol tersebut melainkan mengembalikannya kepada agen  penjual untuk selanjutnya dimanfaatkan kembali oleh pabrik.
  • Kemasan tidak dibuang. Biasanya konsumen memanfaatkan wadah kemasan ini untuk kepentingan lain setelah makanannya habis seperti kaleng biscuit, kaleng susu, dan sebagainya. Biiasanya, ibu-ibu rumah tangga memanfaatkan wadah ini untuk menyimpan kopi, gula, bumbu, dan sebagainya.
2.    Kedudukan Suatu Bahan
Sedangkan berdasarkan kedudukan suatu bahan dapat dibedakan menjadi
  • Kemasan Primer yaitu kemasan langsung yang mewadahi bahan pangan seperti bungkus tempe, kaleng susu, botol minuman, dan sebagainya.
  • Kemasan Sekunder yaitu kemasan yang berfungsi untuk melindungi kemasan primer seperti kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu yang digunakan untuk melindungi buah-buahan yang telah dibungkus, dan sebagainya.
  • Kemasan Tersier dan Kwartener yaitu apabila dilakukan pengemasan kembali setelah melalui kemasan primer maupun sekunder. Kemasan ini biasanya digunakan untuk melindungi bahan selama proses pengangkutan agar tidak timbul kerusakan pada barang.
Dan masih banyak lagi jenis kemasan yang dikelompokkan berdasarkan hal tertentu. Dalam sistem pengemasan, juga ada 3 cara yang dilakukan produsen untuk mengemas produk mereka. Pertama adalah dengan cara manual atau masih menggunakan tangan tanpa bantuan mesin pengemas. Cara kedua disebut cara semi mekanik. Cara ini masih menggunakan tangan namun masih menggunakan bantuan alat tertentu. Cara terakhir adalah cara mekanik dimana pengemasan dilakukan dengan bantuan mesin pengemas.

Mesin pengemas dibedakan menjadi beberapa jenis :
  1. Alat Mesin Pengemas Platik. Adalah alat pengemas yang digunakan untuk merekatkan kemasan aneka macam makanan ringan. Pengoperasian alat ini masih menggunakan tangan maupun kaki.
  2. Mesin Pengemas Sachet. Mesin ini digunakan untuk mengemas makanan maupun obat-obatan dalam bentuk sachet.
  3. Mesin pengemas Vakuum. Mesin ini bekerja dengan menyedot atau menghisap udara yang terdapat dalam kemasan plastik sehingga pertumbuhan bakteri penyebab pembusukan dapat ditekan.
  4. Mesin Pengemas Minuman. Mesin ini digunakan untuk menutup gelas plastik. Cara kerjanya menggunakan sisten pemanasan pada produk minuman yang berbentuk cairan atau gel.
Artikel Terkait :

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 Mesin dan Harganya DMCA.com